Sosialisasi dan Edukasi Sistem Silvofishery sebagai Model Budidaya Kepiting Bakau Berkelanjutan di SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie, Pasaman Barat

Authors

  • Amelia Sriwahyuni Lubis
  • Eni Kamal Universitas Bung Hatta
  • Suparno Suparno Universitas Bung Hatta
  • Elfrida Elfrida Universitas Bung Hatta
  • Muhammad Hidayatullah Universitas Bung Hatta

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman taruna/i SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie mengenai pengelolaan kawasan estuari dan penerapan sistem silvofishery sebagai model budidaya kepiting bakau yang berkelanjutan. Kawasan estuari Sasak mengalami tekanan ekologis akibat praktik penangkapan kepiting yang tidak terkontrol, kerusakan vegetasi mangrove, serta kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap pentingnya konservasi habitat. Melalui program ini, dilakukan rangkaian kegiatan mulai dari persiapan materi, koordinasi dengan pemerintah nagari, survei lapangan pada area estuari, hingga pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan di sekolah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi teknologi pengelolaan ramah lingkungan, pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dan perangkat nagari, serta penyuluhan berkelanjutan yang menekankan fungsi mangrove, manfaat ekonomi silvofishery, dan teknik budidaya kepiting bakau yang sesuai prinsip ekologi. Hasil kegiatan memperlihatkan respons positif dari peserta, yang ditandai dengan tingginya antusiasme dan meningkatnya pengetahuan mengenai ekosistem mangrove, peluang usaha kepiting bakau, dan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan dalam kegiatan perikanan. Evaluasi menunjukkan bahwa peserta membutuhkan pelatihan lanjutan bersifat praktis, seperti teknik pembuatan petak budidaya dan manajemen pemeliharaan kepiting. Secara keseluruhan, program ini berhasil mencapai tujuan dengan memberikan pemahaman komprehensif terkait konsep silvofishery dan membuka peluang kerja sama lanjutan antara universitas, sekolah, dan pemerintah nagari untuk pengembangan budidaya kepiting bakau yang ramah lingkungan dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kegiatan ini menjadi dasar penting bagi pembentukan program pendampingan berkelanjutan dalam pemanfaatan kawasan estuari secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles